Eliterotikmarket

Pusat nya Film Anime Drakor dan Manhwa

Anime

MIKU EXPO 2025 di Jakarta


Dua Mina-san! Tahun 2025 merupakan tahun yang sangat istimewa bagi para penggemar vokaloid di Indonesia. Setelah penantian selama kurang lebih 11 tahun sejak terakhir kali diselenggarakan, MIKU EXPO akhirnya kembali hadir di Indonesia dan disambut dengan antusias luar biasa. Konser ini digelar di Tennis Indoor Senayan dan menghadirkan Hatsune Miku bersama para vokaloid lainnya dalam pertunjukan penuh musik, cahaya, dan momen yang bikin merinding.

MIKU EXPO sendiri merupakan rangkaian konser internasional yang menampilkan Hatsune Miku dan teman-teman vokaloid– Berbentuk hologram disertai pertunjukan langsung di atas panggung. Acara ini tidak hanya sekadar konser musik, tetapi juga dikenal dengan visual yang spektakuler, interaksi unik dengan penonton, serta daftar set yang mencakup lagu-lagu klasik dan pilihan yang lebih baru. Kembalinya MIKU EXPO ke Indonesia terasa sangat berarti, terutama bagi penggemar-penggemar lama yang sudah menunggu dengan sabar selama bertahun-tahun. Malam itu terasa seperti perayaan besar bagi komunitas vokaloid di Indonesia.

Spanduk MIKU EXPO 2025 Asia yang menyambut para pengunjung Jakarta di Tennis Indoor Senayan

Saya tiba di area lokasi sekitar pukul 5 sore, suasananya sudah terasa sangat hidup dan ramai. Spanduk dan dekor bernuansa Miku menyambut para penonton yang datang dari berbagai usia. Ada banyak penggemar yang baru pertama kali menonton konser Miku, ada juga yang sudah mengikuti sejak era lagu-lagu klasiknya. Keberagaman ini benar-benar menunjukkan luasnya demografi penggemar Hatsune Miku. Rasanya seperti satu komunitas besar yang akhirnya bisa berkumpul kembali.

Sambil menunggu konser dimulai, suasana di sekitar lokasi terasa hangat dan menyenangkan. Banyak cosplayer terlihat sedang foto bersama, teman lama saling bertemu kembali, dan para penggemar asyik mengobrol tentang lagu favorit, barang dagangan incaran, hingga bercerita tentang cara mereka pertama kali mengenal Miku. Sekitar pukul 18.30, penonton mulai diarahkan masuk ke dalam lokasi dengan proses pengecekan tiket yang cepat dan rapi. Begitu masuk, panggung dengan layar besar dan tata cahaya langsung mencuri perhatian, menciptakan suasana yang menegangkan sekaligus penuh antisipasi menjelang konser dimulai.

Konser dibuka dengan hitung mundur bersama penonton, dan diikuti dengan nyanyian lagu nasional Indonesia Raya. Setelah itu, pertunjukan langsung MIKU EXPO naik ke atas panggung dan mulai membangun promosi sensasional. Tak lama kemudian, Hatsune Miku akhirnya muncul dan langsung menyapa penonton dalam bahasa Indonesia. Sorak-sorai penonton langsung terisi lokasi. Lagu pembuka yang dibawakan adalah Artefaklagu tema resmi MIKU EXPO 2025, dengan visual hologram yang langsung membuat para penonton terpesona.

Hatsune Miku menampilkan lagu “Artifact” dengan visual hologram yang terasa nyata

Konser kemudian dilanjut dengan vampiryang langsung disambut dengan teriakan dan nyanyian para penonton, terutama di bagian paduan suara ikonik. Suasananya terasa keseluruhan lokasi bernyanyi bersama. Kejutan Budaya dan Disko Tata Surya menjaga suasana energi tinggi dengan irama yang unik dan penuh semangat. Penonton terlihat ikut bergoyang mengikuti musik tanpa henti.

Bagian selanjutnya menampilkan vokaloid lain. Kagamine Rin membawakan Sihir Manis dengan nuansa ceria, disusul Kagamine Len yang menarik perhatian lewat Telecaster B-Boy. Keduanya kemudian tampil bersama di Ayomembuat suasana semakin ramai. Setelah itu, Astaga dan Pisau menghadirkan nuansa yang lebih intens dan dramatis, menambah variasi emosi dalam konser.

Miku kembali tampil lewat Shinkai Shoujoyang menjadi salah satu momen paling indah malam itu. Visual Miku yang muncul dari dalam gelembung, lengkap dengan kostum khas dari video musiknya, dipadukan dengan koreografi yang lembut membuat lagu ini terasa sangat emosional. Selanjutnya, MEIKO dan KAITO tampil bergantian. MEIKO membawakan Penanda Merahdisusul KAITO lewat melek huruf dengan penampilan dari drummer yang terasa kuat dan sangat berenergi.

Beberapa lagu kolaborasi kemudian turut memeriahkan panggung. Di Batu menghadirkan momen unik ketika KAITO memainkan piano sementara MEIKO bernyanyi. Setelah itu, Miku kembali tampil membawakan Staccato tambal sulam. Penampilan ini menjadi salah satu momen spesial karena koreografi Miku yang anggun dan respons penonton yang tetap meriah meskipun lagu ini sudah lama dirilis. Megurine Luka kemudian tampil dengan Lariat Gandamenghadirkan suasana yang lebih santai dan menenangkan.

Kolaborasi kembali berlanjut ketika Miku dan Luka tampil bersama di Ai Dee. Luka tampil di balik stan bergaya DJ, sementara Miku membawakan lagu dengan penuh energi. Instrumen yang kuat membuat suasana terasa seperti sedang berpesta. Setelah itu, para anggota band diperkenalkan satu per satu di layar besar, yang langsung disambut dengan sorakan penonton. Momen ini kemudian bertransisi ke lagu M@GICAL PENYEMBUHAN! TEMBAK CINTA!yang membuat keseluruhan lokasi kembali meledak dengan nyanyian dan teriakan penuh semangat.

Menjelang akhir konser, hype kembali naik dengan Kepuasan, Kocok!dan 39. Setiap lagu terasa semakin memompa energi dan emosi. Penonton ikut bersorak, bernyanyi, dan menggerakkan tongkat cahaya mereka tanpa henti. 39 menjadi salah satu momen paling efektif dengan penggunaan dudukan mikrofon oleh Miku serta interaksi visual yang terasa sangat ikonik.

Sebelum encore, Miku sempat mengatakan bahwa lagu berikutnya adalah lagu terakhir, lalu membawakan Batas Antargalaksi. Lagu ini terasa cocok sebagai “lagu akhir” dengan lirik yang membawa pesan tentang harapan, kebersamaan, dan semangat untuk terus melangkah kedepan. Namun tentu saja, konser belum benar-benar berakhir. Setelah penonton meneriakkan kamu ikkai berulang kali, ulangan pun dimulai.

Sekali lagi diawali dengan permainan instrumen band yang intens sebelum Miku kembali muncul membawa lagu Gadis Bergulir yang terasa sangat emosional dan intens. Konser kemudian dilanjutkan dengan Penghiasyang menghadirkan seluruh karakter vocaloid di atas panggung. Sebagai penutup, lagu legendaris Meleleh dibawakan dan menjadi momen paling emosional malam itu. Banyak penonton terlihat tersenyum, bernyanyi bersama, bahkan ada yang meneteskan air mata. Momen tersebut terasa hangat, personal, dan menjadi penutup yang sempurna.

Live band MIKU EXPO 2025 mengucapkan terima kasih kepada penonton di Jakarta

Setelah lagu berakhir, Miku kembali menyapa penonton dalam bahasa Indonesia dan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir. Kemudian pertunjukan langsung MIKU EXPO memberi salam penutup dan membungkuk bersama. Saat penonton mulai keluar dari lokasisuasana masih terasa hangat. Banyak orang yang masih membicarakan lagu favorit mereka dari malam itu, ada yang merekam kenangan terakhir, dan ada pula yang hanya berdiri diam menikmati rasa puas setelah menyaksikan konser yang begitu berkesan.

MIKU EXPO bukan hanya sekadar konser, tetapi juga pengalaman yang penuh kebersamaan, nostalgia, dan kebahagiaan. Hologram yang realistis, suara yang jernih, interaksi dengan penonton, serta energi para penggemar membuat malam itu terasa sangat spesial. Semoga suatu hari nanti, Hatsune Miku dan para vokaloid lainnya bisa kembali lagi ke Indonesia. Sampai jumpa di liputan berikutnya, Mina-san!

Penulis: Xsy
Editor: Shiro



New Movie

Jasa PBN